Aktualkaltim.com, Samarinda – Akademi Bola Basket Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim semakin menunjukkan eksistensinya dengan berpartisipasi dalam Open Turnamen 3×3 Bola Basket Piala Gubernur Kalimantan Timur yang diselenggarakan di Atrium Utama Bigmall Samarinda pada 30 Oktober lalu.
Turnamen ini menjadi ajang pertama bagi akademi untuk memperkenalkan diri serta menguji kemampuan atlet-atlet muda mereka di level kompetitif.
Pelatih Akademi Bola Basket Dispora Kaltim, Andaz Hermana, mengungkapkan bahwa meskipun hasilnya belum maksimal, turnamen ini memberikan banyak pelajaran bagi para atlet.
“Kami menurunkan empat tim di turnamen ini, dan meskipun kami gugur di babak 8 besar, ini merupakan pengalaman berharga bagi atlet kami,” jelas Andaz.
Ia mengungkapkan bahwa kekalahan tim disebabkan oleh kurangnya kekompakan antar pemain yang terjadi karena keterbatasan waktu latihan bersama.
“Kekompakan tim belum terbangun sempurna karena beberapa atlet tidak bisa hadir di setiap latihan. Jadwal latihan kami memang tiga kali seminggu, namun kadang-kadang atlet hanya bisa berlatih satu atau dua kali saja,” katanya.
Namun, Andaz melihat hal ini sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki kelemahan yang ada. Ia berencana untuk meningkatkan porsi latihan agar kekompakan antar pemain bisa lebih terbangun, serta menambah waktu latihan untuk meningkatkan keterampilan individu.
“Kami akan meningkatkan porsi latihan bersama dalam beberapa bulan ke depan dan menambahkan satu sesi latihan ekstra di luar jadwal reguler akademi untuk fokus pada kekompakan tim dan pengembangan kemampuan individu atlet,” lanjutnya.
Selain itu, Andaz juga menjelaskan bahwa meskipun Akademi Bola Basket Dispora Kaltim memiliki jadwal latihan yang padat, banyaknya peserta membuat fokus pada tim yang bertanding menjadi sedikit terbagi.
“Jumlah atlet yang cukup banyak membuat kami harus lebih selektif dalam melatih tim yang akan bertanding, agar kami bisa lebih fokus untuk mempersiapkan mereka dengan baik,” tandasnya.
Andaz berharap melalui evaluasi dan peningkatan program latihan ini, akademi dapat mencetak lebih banyak atlet muda berbakat yang siap berkompetisi di ajang yang lebih besar. (Adv/DisporaKaltim)












