Aktualkaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Akhmed Reza Pahlevi, menyoroti sejumlah persoalan dalam penerapan kebijakan zonasi di sektor pendidikan. Menurutnya, kebijakan ini masih menghadapi berbagai kendala, terutama di wilayah perkotaan seperti Samarinda dan Balikpapan.
Dalam wawancara baru-baru ini, Reza mengungkapkan bahwa sistem zonasi yang saat ini diterapkan belum mampu mengatasi permasalahan pendidikan secara menyeluruh. “Dengan wacana penghapusan kebijakan zonasi oleh pemerintahan baru, kita perlu menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Reza menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan zonasi, mengingat penerapannya selama ini kerap menuai keluhan dari masyarakat. Ia berharap, jika kebijakan ini dihapus, pemerintah pusat dapat menghadirkan solusi yang lebih tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.
“Yang jelas, harapan kita ke depan adalah sistem pendidikan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur, bisa lebih baik lagi,” tambahnya.
(MF/Adv/DPRDKaltim)












