Aktualkaltim.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) diminta untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan nasional yang melintasi kawasan timur provinsi, khususnya di Kabupaten Kutai Timur dan sekitarnya.
Desakan tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras, usai mengikuti Rapat Paripurna ke-22 yang digelar pada Rabu, 9 Juli 2025.
Menurut Agus, ruas jalan nasional yang menghubungkan Samarinda-Kutai Timur hingga ke wilayah tenggara Kalimantan mengalami kepadatan lalu lintas yang sangat tinggi.
Kondisi ini dinilainya mendesak untuk segera ditangani guna memastikan kelancaran distribusi logistik, pergerakan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
“Arus kendaraan yang melintasi wilayah timur sangat padat, terutama di jalur nasional dari Samarinda menuju Kutai Timur dan wilayah tenggara. Sudah saatnya pemerintah memberikan jawaban konkret atas kebutuhan masyarakat yang terus menunggu kepastian,” tegas Agus.
Ia menjelaskan bahwa tuntutan perbaikan jalan ini bukan hanya berasal dari DPRD atau pemerintah daerah, melainkan merupakan aspirasi langsung dari masyarakat.
Berbagai kelompok, termasuk pedagang dan pelaku usaha lokal, kerap menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan yang dinilai tidak lagi memadai untuk menampung volume kendaraan saat ini.
“Hampir setiap hari saya dihubungi masyarakat. Mereka berharap pemerintah segera memperbaiki jalan yang menjadi penghubung vital antardaerah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Agus menyarankan agar pembiayaan proyek perbaikan jalan tersebut tidak hanya bergantung pada satu sumber dana.
Ia menyebut bahwa pembangunan bisa dilakukan melalui kombinasi antara APBD Provinsi Kaltim dan dukungan dari pemerintah pusat melalui APBN atau program strategis nasional.
“Pendanaannya bisa dikolaborasikan. Tidak hanya dari provinsi, tapi juga bisa melalui sinergi dengan pusat. Yang terpenting, ada langkah konkret dan percepatan realisasi,” tutupnya. (Adv)
(MF)












