Aktualkaltim.com, Samarinda – Rencana Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, untuk meniadakan dana bantuan bagi seluruh cabang olahraga (cabor) serta menghentikan alokasi anggaran pekerjaan media mendapat tanggapan serius dari kalangan DPRD Kaltim.
Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PAN, Sigit Wibowo, menyayangkan wacana tersebut. Menurutnya, langkah tersebut kurang mencerminkan kebijaksanaan, terlebih menyangkut kepentingan masyarakat luas dan mitra pembangunan.
“Teman-teman di DPRD punya tanggung jawab kepada konstituennya. Usulan dari legislatif juga patut mendapat tempat dalam proses anggaran,” tegas Sigit, Jumat (25/7/2025).adv
Ia mencontohkan bahwa usulan dana bantuan untuk pembinaan cabang olahraga maupun dukungan kepada media telah menjadi bagian dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD.
Sigit memahami bahwa Gubernur Rudy tengah fokus pada realisasi 10 program unggulan, termasuk pembangunan infrastruktur seperti jalan. Namun ia menekankan pentingnya keseimbangan dalam pengelolaan anggaran.
“Kalau untuk program prioritas seperti peningkatan jalan, kami tidak mempermasalahkan. Tapi jangan sampai mengabaikan hal-hal yang juga berdampak luas,” ujarnya.
Ia mengaku mendapat sejumlah keluhan dari sesama anggota dewan yang merasa beberapa usulan DPRD mulai dikesampingkan oleh eksekutif.
“Belum ada keputusan final, tapi isu ini perlu disikapi secara bijak. Jangan sampai menimbulkan kesan bahwa Pemprov mengabaikan suara dewan,” ungkapnya.
Sigit menyampaikan bahwa seluruh dinamika ini akan kembali dibahas dalam agenda Rapat Pimpinan DPRD Kaltim untuk mencari titik temu antara aspirasi legislatif dan arah kebijakan eksekutif.
“Untuk kepastian angkanya, tentu bisa ditanyakan ke pimpinan. Tapi secara prinsip, kami berharap ada keseimbangan antara program prioritas gubernur dan kebutuhan masyarakat luas yang disuarakan DPRD,” pungkasnya. (adv)












