IPM Kaltim Naik, Komisi IV DPRD Soroti Kesenjangan Pembangunan Antarwilayah

Samarinda – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2024 mengalami lonjakan positif, mencapai 78,79 poin. Angka ini meningkat 0,59 poin atau sekitar 0,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian tersebut mencerminkan adanya kemajuan dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Namun, di balik angka yang membanggakan itu, masih tersimpan persoalan besar yang harus segera dibenahi, yakni kesenjangan pembangunan antarwilayah di Bumi Etam.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, mengingatkan bahwa peningkatan IPM tersebut belum merata, bahkan ketimpangan antara kota besar dan daerah tertinggal kian terasa.

“Memang kita patut bersyukur karena IPM Kaltim naik, tapi fakta di lapangan menunjukkan ketimpangan yang cukup mencolok. Kota-kota besar seperti Samarinda, Balikpapan, dan Bontang jauh lebih maju dibandingkan daerah-daerah seperti Mahakam Ulu dan Kutai Barat,” kata Andi Satya.

Menurutnya, ketimpangan ini sebagian besar disebabkan oleh perbedaan akses terhadap pendidikan berkualitas, layanan kesehatan, serta infrastruktur dasar. Kota-kota besar menikmati fasilitas memadai, sementara daerah-daerah terpencil masih bergelut dengan keterbatasan.

“IPM yang tinggi di kota besar tak boleh membuat kita abai terhadap wilayah lain yang masih tertinggal. Akses pendidikan, beasiswa, pengembangan vokasi, hingga pembangunan infrastruktur seperti jalan dan gedung sekolah harus menjadi prioritas di daerah-daerah itu,” tegasnya.

Ia menilai, pemerataan pembangunan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh. Tanpa upaya serius mengurangi kesenjangan, pertumbuhan IPM Kaltim dikhawatirkan hanya bersifat semu dan timpang.

“Pemerintah harus menjadikan ketimpangan ini sebagai PR besar. Kita tidak ingin ada wilayah yang tertinggal. Semua anak-anak Kaltim berhak mendapatkan pendidikan dan fasilitas yang layak demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (Adv)

(MF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *