Aktualkaltim.com, Samarinda – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Sapto Setyo Pramono, menegaskan bahwa proses transisi antara program beasiswa Kaltimtuntas ke program pendidikan gratis) Gratispol) memerlukan waktu dan penyesuaian.
Hal ini disampaikan Sapto saat menggelar kegiatan reses di Loa Bakung Samarinda, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat terkait program pendidikan yang selama ini menjadi perhatian publik.
Menurut Sapto, banyak masyarakat yang mempertanyakan kelanjutan program beasiswa Kaltimtuntas yang sebelumnya berjalan, terutama setelah adanya perubahan kepemimpinan di Provinsi Kaltim.
Dirinya menegaskan, pemerintah provinsi tetap berkomitmen melanjutkan program bantuan pendidikan, namun saat ini masih dalam tahap transisi menuju skema baru, yakni Gratispol atau pendidikan gratis dari SMA-S3.
“Kemarin saya juga ditanya soal transisi antara program Kaltimtuntas dengan Gratispol Nah, begini, harus dibedakan antara program yang lama dengan yang sekarang. Bagi yang sudah menerima beasiswa sebelumnya, tentu tetap dapat. Tapi saat ini masih masa peralihan, kita harus memberi kesempatan, apalagi Pak Gubernur baru menjabat sekitar tiga bulan,” jelas Sapto, Jum’at (4/7/2025).
Ia menilai, wajar jika kepala daerah yang baru membutuhkan waktu untuk memahami struktur pemerintahan dan mengevaluasi program-program yang berjalan.
“Tidak mungkin semua langsung berjalan sempurna. Kalau kita jadi pemimpin, pasti juga harus menyesuaikan. Mana yang bisa dilanjutkan, mana yang harus dievaluasi,” tegas Sapto.
“Semua ini harus berjalan dengan rapi dan terdistribusi dengan baik. Contohnya seperti Pak Presiden, beliau maunya gerak cepat. Yang bisa mengikuti ritme itu ya Menteri yang geraknya juga cepat,” tambah Sapto.
Lebih lanjut, Sapto meminta masyarakat untuk memberi waktu kepada Gubernur Kaltim untuk melakukan konsolidasi internal dan penyesuaian terhadap program prioritas, termasuk di sektor pendidikan.
“Posisi kita di Kaltim juga masih butuh penyesuaian. Termasuk Pak Gubernur juga pasti butuh waktu menilai, mana yang bisa lanjut, mana yang perlu penyegaran,” tutupnya.
Sebagai informasi, program Gratispol yang diinisiasi oleh Gubernur-Wakil Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud-Seno Aji merupakan salah satu janji kampanye yang menargetkan pendidikan gratis dan berkualitas untuk seluruh lapisan masyarakat. (Adv)
(MF)












