Paparkan Perda Kepemudaan, Sapto Setyo Pramono Dorong Generasi Muda Kaltim Lebih Kritis dan Berintegrita

Sapto Setyo Pramono, Anggoya DPRD Kaltim,Wakil ketua Komisi II/Source Wartawan Aktualkaltim.com

Aktualkaltim.com, Samarinda – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Sapto Setyo Pramono, menyoroti pentingnya peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah wajib memberikan perhatian serius dan fokus terhadap pengembangan kepemudaan, terutama dalam mempersiapkan bibit-bibit unggul masa depan Kaltim.

Hal tersebut disampaikannya saat menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Kepemudaan di Klinik Kopi Kota Samarinda, Senin (11/8/2025).

Menurut Sapto, generasi muda saat ini, khususnya Gen Z, memiliki tantangan yang berbeda dibanding generasi sebelumnya.

“Perda kepemudaan ini memang sangat penting. Pemerintah daerah harus memberikan motivasi dan semangat yang luar biasa kepada para pemuda. Ketahanan dan daya kritis mereka saat ini berbeda dengan masa lalu,” ujar Sapto.

Ia menambahkan, tantangan masa depan akan semakin besar. Para pemimpin dan senior yang ada saat ini pasti akan digantikan.

Oleh karena itu, jika tidak ada persiapan yang matang untuk generasi penerus, maka Kaltim akan kesulitan mencari pemimpin di masa depan.

“Tugas kita bersama untuk menyiapkan para pemuda ini. Masa kita harus mengambil dari provinsi lain? Ini tugas bersama,” tegasnya.

Sapto juga mengajak para dosen dan pengajar di Kaltim untuk tidak hanya memberikan bekal teori, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pengalaman berorganisasi.

Menurutnya, pengalaman berorganisasi sangat penting untuk melatih keberanian, daya kritis, dan kemampuan menyampaikan ide.

“Faktanya, banyak dari mereka yang masih sulit untuk sekadar tampil di depan, mengajukan pertanyaan, apalagi mengeluarkan ide. Ini kondisi yang ada di Kaltim,” ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap para pendidik dapat memberikan bekal non-akademis yang cukup, seperti wawasan dan keterampilan berorganisasi.

Tujuannya agar pemuda Kaltim bisa tumbuh menjadi pribadi yang lebih kreatif, kritis, kredibel, dan berintegritas.

“Kita tidak boleh alergi dengan fakta ini. Tinggal bagaimana kita mencari solusinya untuk mempersiapkan anak-anak kita ke depan,” pungkas Sapto.

(MF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *