Penjaringan Komisioner KPID Kaltim Dimulai, Salehuddin Tekankan Seleksi Transparan dan Adaptif Zaman

Aktualkaltim.com, Samarinda – Proses rekrutmen calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur periode 2025–2028 resmi dimulai. Tim Seleksi (Timsel) yang terdiri dari lima tokoh lintas profesi telah dibentuk dan mulai bekerja untuk menjaring figur-figur terbaik yang akan memimpin pengawasan penyiaran di Benua Etam.

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, memastikan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan objektif. Ia menyebut bahwa para anggota Timsel berasal dari kalangan akademisi, praktisi hukum, dan profesional yang memiliki integritas tinggi.

“Timsel sudah mulai bekerja. Mereka akan segera menetapkan syarat pendaftaran dan menggelar uji kelayakan. Kami ingin memastikan calon yang terpilih benar-benar kompeten dan punya komitmen memperkuat kualitas penyiaran daerah,” ujar Salehuddin.

Ia menekankan bahwa tugas komisioner KPID bukan sekadar simbolis atau administratif, melainkan harus aktif merespons tantangan besar dunia penyiaran, terutama di era digital. Transformasi media yang kian pesat menuntut kehadiran sosok-sosok komisioner yang tidak gagap teknologi dan mampu menjawab isu-isu kontemporer seperti konten digital, penyebaran hoaks, hingga dominasi buzzer.

“Kami tak butuh komisioner yang hanya hadir di atas kertas. Mereka harus siap bersuara dan bertindak tegas, melindungi publik dari konten destruktif serta memperkuat hak masyarakat atas siaran yang berkualitas,” tegas politisi dari daerah pemilihan Kutai Kartanegara itu.

Salehuddin juga mengingatkan pentingnya prinsip transparansi dan akuntabilitas sepanjang proses seleksi. Menurutnya, keberhasilan rekrutmen KPID tak hanya dinilai dari aspek teknis, melainkan juga dari kepedulian terhadap penguatan etika penyiaran, literasi media, dan perlindungan hak publik.

“Kami tidak ingin proses ini hanya menjadi formalitas. Harus benar-benar menghasilkan komisioner yang punya visi dan integritas dalam mengawal penyiaran daerah yang sehat, edukatif, dan bermartabat,” tambahnya.

Dengan tahapan seleksi yang kini dimulai, publik Kaltim menaruh harapan besar agar wajah baru KPID periode mendatang dapat memberi warna positif bagi industri penyiaran, serta mampu menjadi benteng utama dalam menjaga ruang siar publik yang beradab dan inklusif. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *