Sapto Setyo Ingatkan Pembangunan Pabrik Etanol di Kaltim Harus Seimbang, Bukan Sekadar Mengejar Investasi

Aktualkaltim.com, Samarinda – Rencana pembangunan pabrik etanol di Kalimantan Timur mendapat sorotan kritis dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. Ia mengingatkan bahwa proyek besar semacam ini tidak boleh hanya dikejar dari sisi investasi, tetapi harus mempertimbangkan ketersediaan bahan baku dan dampak ekologis jangka panjang.

“Memang batu bara kita melimpah, tapi tidak semuanya bisa diambil sembarangan. Harus ada keseimbangan antara kebutuhan investasi dan pelestarian lingkungan,” ujar Sapto.

Politisi Partai Golkar itu menekankan pentingnya kajian menyeluruh sebelum proyek dilanjutkan. Menurutnya, kajian harus mencakup aspek teknis bahan baku, pemilihan lokasi yang tepat, serta analisis dampak terhadap lahan pertanian, kualitas air, dan ekosistem lokal.

“Kita sudah menggali sumber daya alam selama puluhan tahun, bahkan sejak zaman Belanda. Sekarang waktunya berpikir jangka panjang, apa warisan yang akan kita tinggalkan untuk generasi mendatang,” tegas Sapto.

Ia juga menyoroti pentingnya manfaat langsung bagi masyarakat sekitar pabrik. Sapto berharap keberadaan pabrik etanol nantinya mampu membuka lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan UMKM lokal, bukan justru merugikan warga sekitar.

“Jangan sampai pabrik berdiri megah, tapi bahan baku tidak jelas dan masyarakat malah tidak merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Sapto mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan investor untuk merumuskan strategi pembangunan yang adil dan berkelanjutan. Ia menekankan, tujuan akhir pembangunan harus tetap menguntungkan rakyat tanpa mengorbankan lingkungan.

“Semua pihak harus duduk bersama, agar pembangunan ini benar-benar berdampak positif dan tidak menimbulkan kerusakan jangka panjang,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *