Aktualkaltim.com, Samarinda – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, memastikan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan program pendidikan gratis bertajuk Gratispol yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Seno Aji. Program ini mencakup bantuan biaya pendidikan serta seragam sekolah untuk siswa SMA/SMK.
Sapto mengungkapkan, belakangan ini banyak warga yang datang langsung maupun melalui media sosial untuk menanyakan detail teknis pelaksanaan program tersebut. Ia menilai antusiasme itu menunjukkan tingginya harapan masyarakat terhadap hadirnya pendidikan gratis di Kaltim.
“Pertanyaan dari masyarakat menunjukkan bahwa program ini sangat ditunggu. Artinya, kebutuhan untuk pendidikan yang terjangkau masih menjadi isu utama di masyarakat,” ujar Sapto.
Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai regulasi. Mulai dari proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan teknis di lapangan.
“Kami sudah minta penjelasan langsung dari kepala dinas dan pejabat teknis lainnya. Bahkan ada daerah lain yang tertarik dengan konsep Gratispol, dan saya siap memfasilitasi jika ingin belajar,” jelas politisi Partai Golkar tersebut.
Meski begitu, Sapto mengingatkan agar masyarakat memahami bahwa pelaksanaan program ini tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Menurutnya, keberhasilan Gratispol sangat bergantung pada kesiapan regulasi dan anggaran yang mendukung.
“Program ini tidak bisa langsung jadi dalam waktu singkat. Harus melalui proses yang matang agar pelaksanaannya tepat sasaran dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari,” tegasnya.
Ia pun menambahkan bahwa DPRD akan terus melakukan pengawasan agar Gratispol benar-benar menyentuh siswa yang paling membutuhkan, serta tidak hanya menjadi janji politik belaka.
“Intinya kami ingin program ini berjalan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Kaltim,” tutupnya.(adv)












