Seleksi KPID Kaltim 2025–2028 Dimulai, Komisi I DPRD Serahkan SK Timsel dan Tegaskan Profesionalisme

Aktualkaltim.com, Samarinda – Proses seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur periode 2025–2028 resmi dimulai. Komisi I DPRD Kaltim secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Tim Seleksi (Timsel) kepada lima anggota terpilih, Rabu (9/7/2025) lalu.

Wakil Ketua Komisi I, Agus Suwandy, memimpin langsung penyerahan SK, didampingi sejumlah anggota Komisi I lainnya, yakni Yusuf Mustafa, Baharuddin Demmu, dan Safuad. Dalam kesempatan itu, Agus menekankan bahwa proses seleksi harus mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.

“Kita berharap dalam dua bulan ke depan, sudah muncul nama-nama calon anggota KPID yang berkualitas dan benar-benar memahami dinamika dunia penyiaran,” ujar Agus.

Dia menjelaskan, Timsel terdiri dari lima unsur yang mencerminkan keberagaman latar belakang, yaitu dari unsur pemerintah, KPI pusat, masyarakat, serta kalangan profesional. Tim ini nantinya bertugas menjaring minimal 14 nama calon komisioner, yang kemudian akan diseleksi dan dipilih oleh DPRD menjadi tujuh anggota KPID definitif.

Menurut Agus, dalam pertemuan dengan Timsel, DPRD menyampaikan sejumlah catatan penting. Di antaranya menyangkut hak dan kewajiban tim seleksi, jadwal pelaksanaan tahapan seleksi, serta kriteria dasar yang harus dimiliki para calon.

“Jangan sampai proses ini sekadar formalitas. Kita ingin hasil seleksi benar-benar melahirkan komisioner yang visioner, memiliki integritas, dan mampu mendorong penyiaran yang sehat dan edukatif di Kaltim,” tegasnya

Dirinya juga menambahkan bahwa tantangan ke depan di bidang penyiaran semakin kompleks, terutama menghadapi era digital dan banjir informasi yang tidak selalu kredibel. Karena itu, figur-figur yang terpilih harus mampu menjawab kebutuhan zaman dan menjaga ruang siaran publik tetap berkualitas.

“KPID bukan sekadar lembaga pengawas, tapi juga pengarah konten siaran publik. Butuh orang-orang yang tangguh, paham etika media, dan punya keberanian bersikap,” tandasnya.

Dirinya berharap seluruh proses berjalan tepat waktu dan sesuai regulasi, sehingga pada akhir masa seleksi nanti, Kaltim memiliki komisioner KPID yang andal dan berdaya saing tinggi. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *